Ada Keterlambatan Kereta Api Akibat Longsor di Daop 5 Purwokerto, KAI Minta Maaf

Kereta Api di stasiun Jombang
Sumber :
  • Elok Apriyanto / Jombang

Jombang, VIVA – Adanya keterlambatan perjalanan kereta api (KA) yang diakibatkan bencana longsor di wilayah Karanggandul-Karangsari Jawa Tengah, membuat pihak PT KAI Daop 7 Madiun meminta maaf.

img_title 45 Kafilah Jombang Diberangkatkan Ikuti MTQ XXXI Tingkat Jatim di Jember

Plh manager Humas Daop 7 Madiun, Imanuel Setya Budi Harwanto mengatakan, PT KAI Daop 7 Madiun memohon maaf atas gangguan perjalan kereta api yang disebabkan adanya peristiwa longsor akibat curah hujan yang tinggi di lintas Karanggandul-Karangsari Jawa Tengah, tepatnya di wilayah Daop 5 Purwokerto, yang terjadi pada Hari Senin 4 Desember 2023, dini hari pukul 00.58 WIB.

"Kami atas nama manajemen PT KAI mengucapkan permohonan maaf kepada pelanggan karena terganggunya perjalanan dan pelayanan kereta api akibat longso yang menutupi jalur hulu dan hilir di lintas Karanggandul – Karangsari, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Daop 5 Purwokerto," Sertya.

img_title Kepala BPN Jatim Ingatkan Gemapatas Perlu Dilakukan Untuk Mencegah Konflik

Lebih lanjut ia menjelaskan, jalur hilir terdampak tebing longsor karena curah hujan tinggi tersebut, langsung membuat KAI menerjunkan tim gabungan.

"Tim gabungan KAI Daop 5 Purwokerto langsung melakukan penanganan dan jalur hulu tetap dapat dilalui sehingga perjalanan KA dialihkan menjadi 1 jalur melalui hulu dan KA tetap berjalan," ujarnya.

img_title Modus Jadi Polisi Gadungan, Rampas Uang dan HP Pedagang asal Kudus di Jombang

Selanjutnya, sambung Setya pada, pukul 04.27 WIB, petugas lapangan KAI melaporkan bahwa kembali terjadi longsoran sehingga dua jalur yakni hilir dan hulu terdampak longsoran dan untuk sementara waktu belum dapat dilalui.

"Demi keselamatan dan penanganan jalur hilir dan hulu yang terdampak maka perjalanan kereta dialihkan memutar lintas utara," tuturnya.

Ia pun menegaskan, kondisi ini membuat dua kereta api yang melintas di wilayah Daop 7 yakni KA 116 Ranggajati Cirebon – Jember dan KA 18 Argo Semeru relasi Gambir – Surabaya Gubeng, harus dialihkan.

"KA memutar perjalanannya menuju utara, yakni Cirebon – Semarang – Solo – Madiun akibat jalur yang terdampak longsor belum bisa dilalui," kata Setya.

Setya menyebut KAI saat ini tengah melakukan upaya pemulihan perjalanan kereta api di wilayah tersebut. Penanganan terus dilakukan baik dari sisi pengaturan operasional KA maupun prasarana jalur KA.

"Kami berkomitmen untuk senantiasa mengutamakan keselamatan, keamanan, dan kenyamanan perjalanan KA. Semoga cuaca segera membaik dan longsor segera teratasi agar jalur kereta api yang terdampak kembali normal serta perjalanan kereta api dapat beroperasi dengan lancar," ujarnya.

Halaman Selanjutnya
img_title