Pulang dari Semarang, Anak Punk di Jombang Jadi Korban Pembacokan

Ilustrasi penganiayaan
Sumber :
  • www.pixabay.com/bykst

Malang, VIVA – Seorang remaja diduga anak komunitas punk tergeletak ditemukan warga Desa Sambongdukuh, Kecamatan Jombang, Kabupaten Jombang Jawa Timur, usai diduga menjadi korban pembacokan.

Mobil Rombongan Keluarga Pemudik dari Tuban Terbakar di Jombang

Korban yang mengalami luka pada bagian belakang kepala dan lengan itu, usai mengikuti acara hiburan komunitas anak punk di Semarang.

Kini korban dilarikan ke rumah sakit oleh warga dan Kepala Desa Sambongdukuh untuk mendapatkan pertolongan medis.

Pemudik Asal Pasuruan Tewas Usai Kecelakaan Tunggal di Jombang

Kepala Desa Sambongdukuh, Khoirurroziqin mengatakan, pada sore tadi ia mendapat laporan adanya seorang anak punk yang diduga menjadi korban pembacokan.

"Lokasi kejadiannya di dekat Dam Pancasila, Desa Sambongdukuh, tadi warga laporan itu sore menjelang maghrib," kata Roziq, Minggu, 19 November 2023.

Hari Ke 2 Lebaran di Jombang, Antrian Kendaraan Mengular hingga 12 Kilometer

Roziq menjelaskan, baik pelaku pembacokan maupun korban pembacokan adalah sama-sama anak punk, namun dari kelompok berbeda dan bukan warga setepat. 

"Rombongan yang dibacok itu dari Mojoagung, yang membacok tidak dikenal, tapis ama-sama anak punk dan nggandol truk tadi," ujarnya.

Korban yang dibacok, adalah Rizky (22), warga Desa Miagan, Kecamatan Mojoagung. Sore itu, ia bersama tiga rekannya sedang berhenti di dekat Dam Pancasila setelah truk yang ditumpanginya masuk ke salah satu Gudang.

"Tapi tiba-tiba saja ada rombongan lain, jumlahnya lebih dari 10 orang dan langsung menyerang mereka," tuturnya.

Tiga rekan Rizky, berhasil melarikan diri, namun nahas Rizky tak bisa lari dan akhirnya jadi korban penganiayaan dan pembacokan.

"Korban dibacok pakai celurit, lukanya di bagian kepala belakang, lengan kiri dan punggung, sekarang masih dalam perawatan di RSUD Jombang," kata Roziq.

Roziq menyebut, kasus pembacokan itu telah dilaporkan ke pihak kepolisian. Sementara korban juga sudah mendapat perawatan.

"Kondisi korban sudah sadar, tadi dari Polsek Jombang juga sudah ke TKP, dan dari pemdes korban juga sudah datang," ujarnya.

Sementara itu, Kapolsek Jombang AKP Soesilo membenarkan adanya peristiwa tersebut, kini pihaknya tengah melakukan penyelidikan lebih lanjut atas peristiwa tersebut.