Mas Dion Kawal Langsung Pembenahan Jalan Rusak di Pelosok Kabupaten Pasuruan
- Mochamad Rois / Pasuruan
Pasuruan – Kerusakan jalan akses pendidikan dan akses perekonomian di kawasan permukiman warga Dusun Banjiran, Desa Lebakrejo, Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Pasuruan, membuat warga setempat kesusahan.
Di sepanjang jalan sekira 1,5 kilometer itu, lapisan aspalnya banyak yang mengelupas, tinggal menyisakan lapisan batu atau makadam. Ironisnya, sebagian sisanya banyak yang berlubang.
Saking geramnya, masyarakat sempat melakukan aksi tanam pisang di jalan yang menjadi wewenang Pemkab Pasuruan itu.
"Jalan di Dusun Banjiran ini rusak sekitar sejak 2003 hingga saat ini belum tersentuh pembangunan," kata Kepala Desa Lebakrejo, Kecamatan Purwodadi, Arimi. Senin, 18 September 2023.
Viralnya aksi protes warga itu, membuat Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan, Sudiono Fauzan yang didampingi Anggota Komisi 3, Rudi Hartono, melakukan sidak ke lokasi jalan rusak tersebut.
Arimi yang menunjukkan titik jalan yang rusak, pun menitipkan harapannya agar para politisi PKB tersebut bisa memperjuangkan agar segera dilakukan perbaikan jalan Dusun Banjiran.
"Kita setiap tahun mengajukan perbaikan jalan melalui Musrengbang akan tetapi tidak pernah terwujud, panjangnya lebih kurang 1,5 kilometer," ujar Arimi kepada Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan yang akrab disapa Mas Dion.
Di satu sisi, Sudiono pun merasa kaget saat mendengar keluhan warga Desa dan Kades tersebut. Ia pun mengaku akan berusaha secepatnya melakukan kordinasi dengan Dinas Bina Marga dan Bina Kontruksi Kabupaten Pasuruan, agar kerusakan jalan tersebut segera di tangani, minimal yang di lakukan adalah penangan jangka pendek.
"Kalau misalkan tidak bisa di hotmix tahun ini, kami berharap maka penanganannya melalui anggaran perawatan rutin yakni pengerjaan lapisan penetrasi (Lapen). Tujuannnya agar tidak membayahakan pengguna jalan," tutur Dion.
Selain itu, Dion mengungkapkan akan mengawal perbaikan jalan-jalan yang mengalami kerusakan parah dan tidak tersentuh pembangunan karena keterbatasan anggaran akibat pandemi COVID-19, untuk menjadi priorotas pembangunan daerah Kabupaten Pasuruan di tahun 2024
"Perbaikan jalan-jalan rusak akan kami perjuangakan," kata Sudiono.