Puluhan Pejabat Pemkot Batu Ikuti Uji Kompetensi Kursi Sekda Jadi Sorotan

Para pejabat eselon II Pemkot Batu
Sumber :
  • VIVA Malang / Galih Rakasiwi

Batu, VIVA – Sebanyak 28 pejabat Eselon II Pemerintah Kota (Pemkot) Batu menjalani Uji Kompetensi (Ujikom) untuk menempati posisi strategis, termasuk jabatan Sekretaris Daerah (Sekda) yang ikut diperebutkan pada Senin, 3 November 2025 kemarin.

img_title DLH Kota Batu Asah Kapasitas Pengelola TPS3R, Siapkan Operasional Rumah Kompos 2026

Seleksi kemarin digelar seharian penuh di Ruang Rupatama dan langsung dipantau oleh Wali Kota Batu, Nurochman. Ia menegaskan, Ujikom bukan sekadar agenda rutin tahunan, tetapi menjadi momentum penting untuk menata ulang komposisi pejabat sesuai kompetensi.

“Kami tidak ingin hanya formalitas. Ini ajang evaluasi dan pemetaan potensi pejabat agar bisa ditempatkan di posisi paling tepat,” ujar Cak Nur sapaannya, Selasa 4 November 2025.

img_title Wali Kota Batu: Pahlawan Tak Berebut Jabatan, Tapi Mengabdi untuk Bangsa

Ia menjelaskan, hasil Ujikom bakal menjadi referensi dalam rotasi Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) di lingkup Pemkot Batu. Dengan begitu, pejabat yang dinilai lebih sesuai dengan karakteristik dinas lain bisa segera dimutasi.

“Konsepnya the right man on the right place. Kalau ada pejabat A lebih cocok di SKPD B, ya bisa saja rotasi dilakukan. Tujuannya memperkuat kinerja organisasi,” kata politisi PKB tersebut.

img_title KPK Soroti Mekanisme Pokir DPRD Batu

Uji kompetensi kali ini melibatkan Tim Panitia Seleksi (Pansel) yang diketuai Kepala BKD Provinsi Jawa Timur, Indah Wahyuni. Tim ini juga beranggotakan Kepala BPSDM Jatim Dr. Ramliyanto, Inspektur Provinsi Jatim Hendro Gunawan, Direktur Karsa Husada Dr. dr. Muhamad Rizal, serta dua akademisi ternama, Prof. Candra Fajri Ananda dan Prof. Dr. Sukarmi.

Hasil penilaian tim ahli nantinya akan diserahkan langsung kepada Wali Kota dan Wakil Wali Kota Batu sebagai dasar pengambilan keputusan dalam rotasi jabatan.

Cak Nur berharap, proses ini dapat mempercepat langkah reformasi birokrasi dan memastikan jajaran Pemkot Batu bekerja lebih efektif mewujudkan visi-misi Batu SAE (Sejahtera, Aman, dan Ekologis).

“Kami ingin birokrasi yang gesit, bersih, dan punya semangat melayani. Semua diawali dengan menempatkan orang sesuai kemampuan dan karakteristiknya,” tuturnya.