16 Sektor Industri di Jepang Membutuhkan Pekerja Migran Indonesia
- VIVA Malang/ Uki Rama
Malang, VIVA – Pekerja Migran Indonesia (PMI) memiliki peluang besar untuk bekerja ke Jepang. Ada 16 sektor industri yang membutuhkan tenaga kerja dari Indonesia. Sebelum bekerja ke negeri Sakura, PMI dituntut memiliki skill dan etos kerja yang baik karena PMI adalah citra bangsa di luar negeri.
Kementerian Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Kemenko PM) berharap Calon PMI berdaya daya saing di tingkat global. Mereka menggelar Workshop Berdaya Global di Kota Malang, pada Jumat, 8 Agustus 2025. Ada tiga komponen yang sedang mereka bangun, yakni adaptif, berpikir kritis, dan memiliki mental kuat.
"Kami tidak sedang menyiapkan tenaga kerja biasa, kami sedang membentuk talenta global. Karena itulah pendekatan program kami bersifat holistik, tidak hanya soal skil tetapi juga karakter dan perlindungan," kata Deputi Bidang Koordinasi Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat dan Perlindungan Pekerja Migran Kemenko PM RI Leontinus Alpha Edison di Malang.
Workshop Berdaya Global merupakan rangkaian kegiatan di dalam event World Talent Day. Workshop itu menjadi salah satu bagian di dalam program Perintis Berdaya, khususnya pilar Berdaya Global yang fokus pada peningkatan kesiapan dan perlindungan bagi Calon PMI. Mereka juga menyosialisasikan kesempatan bekerja ke luar negeri, salah satu negara tujuan adalah Jepang.
"Kami terus memberikan edukasi terkait banyak hal yang perlu dipenuhi sebelum berangkat bekerja ke luar negeri, seperti prosedur hingga kehati-hatian mengurus dokumen medis kesehatan internasional. Kami juga sharing literasi keuangan, contoh kasus kerja bagaimana dan kemudian yang spesifik tentang kebutuhan tenaga kerja di Jepang," ujar Leontinus.
Sementara itu, Bagian Politik Kedutaan Besar Jepang, Kakeru Fujiyama mengungkapkan ada 16 sektor industri yang mereka butuhkan untuk diisi oleh tenaga kerja dari luar Jepang. Sektor itu seperti industri keperawatan lansia, pertanian, perikanan, peternakan dan industri lainnya.
"Bagi seseorang yang mau kerja ke negara lain tentu keputusan penting. Sehingga sebelum mengambil langkah ke luar negeri harus mengetahui bagaimana prosedurnya. Karena tenaga kerja di Indonesia sangat dihargai karena citranya sangat positif sebagai pekerja keras," tutur Fujiyama.