Sengkarut SPMB SD Negeri di Jombang, Ada Jadwal Berbeda Antara Sekolah dan Disdikbud

Kondisi SD Kepanjen 2 Jombang.
Sumber :
  • Elok Apriyanto / Jombang

Jombang, VIVA – Sistem penerimaan murid baru (SPMB) untuk jenjang pendidikan sekolah dasar (SD) di Kabupaten Jombang, Jawa Timur, ternyata terdapat perbedaan jadwal tahapan pendaftaran.

img_title Pemkab x Perumdam Tirta Kencana Jombang Sosialisasi Air Minum Aman untuk Generasi Indonesia Emas 2045

Perbedaan jadwal tahapan pendaftaran tersebut terdapat pada penutupan pendaftaran. Seperti di SDN 2 Kepanjen, penutupan pendaftaran berakhir pada tanggal 29 Juni, sedangkan pada jadwal SPMB Disdikbud penutupan pendaftaran jatuh pada tanggal 30 Juni 2025.

Tak hanya itu, untuk menghindari kesalahan tersebut, Disdikbud sengaja mengeluarkan edaran jadwal pendaftaran yang diterbitkan pada 1 Juli 2025.

img_title Sempat Hilang 15 Jam di Sungai, Bocah Asal Jombang Ditemukan Meninggal Dunia

Dimana dalam surat edaran itu, menyatakan bahwa tanggal penutupan pendaftaran jatuh pada tanggal 30 Juni 2025, bukan tanggal 29 Juni 2025.

Dikonfirmasi terkait adanya perbedaan jadwal tahapan pendaftaran SPMB SD tersebut, Kabid Pendidikan Dasar Disdikbud Jombang, Rhendra Kusuma menyebut bahwa jadwal tersebut sudah sesuai dengan juknis yang dikeluarkan.

img_title Santri dari Berbagai Daerah Adu Inovasi Bisnis di BISANTREN 2025 Unhasy Jombang

"Itu jadwalnya di juknis kan sudah ada petunjuk, jadwalnya juga," kata Rhendra, Rabu 2 Juli 2025.

Ia menegaskan bahwa sebenarnya pihak Dinas sudah menyuruh panitia pendaftaran SD Negeri 2 Kepanjen untuk membuka kembali pendaftaran pada tanggal 29 Juni kemarin.

"Kemarin tanggal 29 itu saya sudah suruh buka kembali kok SD Kepanjen 2 itu," ujarnya.

Sementara itu Fandi Ahmad, Ketua Panitia SPMB SD Negeri 2 Kepanjen, mengaku jadwal yang dikeluarkan sekolah sudah sesuai dengan juknis dan arahan dari Dinas. Memang, kata dia, pendaftaran sudah tutup pada tanggal 29 Juni 2025.

"Jadwal kami memang terakhir tanggal 29 Juni sudah tutup. Suratnya pak Kabid (Rhendra Kusuma) itu tanggal 1 Juli, kemarin baru ada suratnya, dan itu memang saya yang minta," tuturnya.

Disinggung apakah ada petunjuk atau arahan dari Disdikbud Jombang, terkait petunjuk penutupan pendaftaran SPMB dari tanggal 29 Juni menjadi tanggal 30 Juni, ia mengaku tidak mendapat petunjuk tersebut.

"Tidak ada (perintah dari Kabid), tidak ada perintah. Perintahnya itu kan datang dari Kepala Sekolah ku ya, kebetulan tanggal 27 itu kan tanggal merah, tanggal 28 sama 29 itu kan Sabtu Minggu, jadi kan tutup, karena hubungannya dengan jam kerja," katanya.

"Di flyer itu juga sudah disertakan tahapannya, termasuk jam pendaftaran juga sudah ada. Kayak hari Senin sampai Kamis itu jam berapa, Jumat jam berapa, terus Sabtu Minggu tidak ada karena libur," ujarnya.

Halaman Selanjutnya
img_title