Dukung Generasi Solutif Berbasis IoT dan AI, Ini Tim Terbaik SIC Batch 6
- Dok Samsung (ist)
Menciptakan solusi untuk masalah kurangnya alat praktikum IoT dan AI di sekolah atau lembaga kursus, tim ini menyodorkan solusi bernama EduKit AIoT ESP32. Dilengkapi chatbot, Computer Vision AI, dan kuis interaktif, solusi ini membantu guru mengajar lebih efektif dan mempersiapkan siswa menghadapi dunia industri.
"SIC membuka pikiran kami dan menjadi bukti bahwa ide sederhana pun dapat berdampak besar. Kami ingin membuat alat belajar yang sederhana, terjangkau, dan langsung bisa digunakan oleh siswa dan guru. Kami ingin menjadikan Edukit sebagai produk siap pakai, membuat modul pembelajaran AIoT nasional, dan membuka aksesnya ke sekolah-sekolah di daerah 3T," kata perwakilan tim 1 STI Pekanbaru, Rahsya Benova Akbar.
Direktur Sekolah Menengah Kejuruan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah RI, Arie Wibowo Khurniawan mengatakan, rogram SIC kembali mendapat dukungan penuh dan apresiasi dari berbagai kementerian yang memandang inisiatif ini sebagai mitra strategis dalam membentuk generasi muda yang unggul, berdaya saing global, dan adaptif terhadap tantangan masa depan berbasis teknologi.
"Lebih dari sekadar pengembangan keterampilan teknis, solusi-solusi yang dihasilkan peserta SIC mencerminkan kepedulian sosial serta semangat untuk membawa perubahan positif di tengah masyarakat. Ini sejalan dengan komitmen Direktorat SMK dalam menghadirkan pendidikan bermutu untuk semua, pendidikan yang inklusif, relevan, dan berdampak nyata,” ujar tutur Arie Wibowo Khurniawan.
Melalui sinergi antara sektor swasta dan pemerintah, SIC terus membuktikan komitmennya dalam memperkuat fondasi ekosistem pendidikan teknologi di Indonesia dengan menjangkau lebih banyak talenta dari berbagai latar belakang dan wilayah.
"Melalui SIC, kami tidak hanya membekali peserta dengan keterampilan teknis seperti coding dan programming, AI, dan IoT, tetapi juga menanamkan mindset problem solving dan kolaborasi. Kami percaya bahwa generasi muda Indonesia memiliki potensi besar untuk menciptakan solusi teknologi yang relevan dengan kebutuhan masyarakat,” kata Product Integration Group Head, Samsung R&D Institute Indonesia, Banu Afwan Pribadi,
Head of Corporate Marketing, Samsung Electronics Indonesia Bagus Erlangga mengatakan bahwa mereka bangga melihat SIC terus tumbuh sebagai platform strategis dalam mencetak talenta digital Indonesia.