9 Pelajar SMA/SMK di Jombang Tak Lulus Sekolah

Ilustrasi pelajar
Sumber :
  • VIVA Malang - Uki Rama

Jombang, VIVA – Sebanyak 9 pelajar SMA dan SMK di Kabupaten Jombang, Jawa Timur, dinyatakan tidak lulus sekolah, pada pengumuman kelulusan hari Senin 5 Mei 2025 kemarin.

img_title Pengurukan Lahan BPP Perak Jombang Dimulai, Dishub Matangkan Relokasi Terminal Barang

Rinciannya ada 4 siswa SMA yang dinyatakan tak lulus sekolah setelah mereka tidak mengikuti ujian pamungkas, yaitu penilaian sumatif akhir jenjang (PSAJ). 

Plt Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Kabupaten Jombang, Evi Widadjanti mengatakan pengumuman kelulusan dilakukan melalui online, semua melalui website sekolah masing-masing.

img_title 3 Pasar di Jombang Masih Sepi Pedagang, Bupati Belum Punya Langkah Kongkrit

"Total jumlah kelas 12 SMA tahun ini sebanyak 6.242 siswa. Yang dinyatakan lulus 6.238 siswa," kata Evi, Jum'at 9 Mei 2025.

Ia menegaskan 4 siswa yang tidak lulus, 3 di antaranya dari SMA Bahrul Ulum Tambakberas, sedangkan 1 siswa yang tidak lulus dari SMA PGRI Perak. 

img_title Diterjang Hujan dan Angin, Bangunan Pagar SDN di Jombang Ambruk

"Seluruhnya karena tidak memenuhi kriteria kelulusan yaitu tidak ikut PSAJ," ujarnya.

Untuk SMA luar biasa, sambung Evi, dari 51 siswa kelas 12, semuanya dinyatakan lulus, dan tidak ada yang mengulang.

"Siswa yang tidak lulus diperbolehkan untuk mengulang kelas 12, atau bisa juga mengajukan mutasi ke sekolah lain," tuturnya.

Sementara itu, sebanyak 5 siswa SMK di Kabupaten Jombang yang dinyatakan tidak lulus. Hal ini dikarenakan mereka tidak mengikuti seluruh rangkaian ujian yang diadakan sekolah. 

"Kesempatan yang diberikan juga tidak diindahkan, sehingga tak bisa diluluskan, 5 yang tidak lulus seluruhnya dari SMK swasta," katanya.

Ia merinci total ada 9.798 siswa SMK kelas 12 di Jombang. Sebanyak 9.793 siswa dinyatakan lulus.

"Rinciannya 5 yang tidak lulus, 2 siswa dari SMK Darusalam Ngoro, 2 siswa dari SMK Manunggal Bhakti Ngoro, serta 1 siswa dari SMK Dwi Dharma Mojowarno," ujarnya.

ia menyebut alasan mereka tak lulus sekolah sama, yakni tidak memenuhi kriteria kelulusan karena tidak mengikuti rangkaian ujian kelas 12.

"Siswa yang tidak lulus sebelumnya telah diberi kesempatan oleh pihak sekolah untuk mengikuti ujian susulan," tuturnya.

Namun demikian, ia menyebut hingga pengumuman kelulusan dikeluarkan, ke 5 siswa tersebut belum mengikuti ujian susulan tersebut.

"Sekolah bahkan mengunjungi ke rumah siswa untuk memberikan kesempatan ujian susulan, tapi sampai hari pengumuman tetap tidak dipenuhi, begitu laporan yang kami terima," katanya.

Halaman Selanjutnya
img_title