Launching Kegiatan Fisik Program 100 Hari Kerja, Bupati Jombang Resmikan Gedung SD

Bupati Jombang, saat resmikan gedung SDN Trawasan.
Sumber :
  • Elok Apriyanto / Jombang

Jombang, VIVA – Dalam rangka launching kegiatan fisik program 100 hari kerja Bupati Jombang, Jawa Timur, Warsubi, resmikan gedung SDN Trawasan, Sumobito.

img_title 3 Pasar di Jombang Masih Sepi Pedagang, Bupati Belum Punya Langkah Kongkrit

Kedatangan orang nomor 1 di kota santri ini disambut dengan salawat yang dikumandangkan oleh pelajar SD. Tampak sejumlah pelajar mengantri untuk meminta tandatangan pria yang akrab disapa Abah Bupati ini. 

Setelah menandatangani lukisan hasil karya para pelajar, Abah Bupati menyempatkan diri untuk melihat pameran karya para pelajar di SDN Trawasan Sumobito.

img_title Diterjang Hujan dan Angin, Bangunan Pagar SDN di Jombang Ambruk

Warsubi mengaku setelah dilaunching gedung baru ini bisa dimanfaatkan sekolah dengan baik, sehingga proses belajar mengajar berjalan maksimal.

"Ini dalam rangka launching 100 hari program kerja, Bupati wakil Bupati program fisik di dinas pendidikan dan kebudayaan," katanya, Jum'at 2 Mei 2025.

img_title BWR Kota Batu Dihidupkan Kembali, Rekrutmen Dilakukan Tahun Ini

"Harapan kami, setelah dilaunching sekolahannya sudah bagus, dirawat dengan baik, sehingga anak-anak bisa belajar dengan aman, tenang sehingga mendidik anak lebih mudah, karena sarana prasarananya sudah baik," ujar Warsubi.

Dengan adanya program ini, diharapkan para pendidik juga ikut meningkatkan kualitasnya, sehingga pendidikan bisa maksimal.

"Tinggal guru meningkatkan kualitas, dan mendidik anak-anak kita sehingga bisa berguna bagi nusa dan bangsa, agama dan orang tua," tuturnya.

Pihaknya pun menegaskan bahwa saat ini, sekolah yang kondisinya rusak atapnya bocor sudah bertahap diperbaiki. Karena salah satu program 100 hari kerja menjangkau hal itu.

"Saat ini sekolah yang bocor, diperbaiki, karena kita berkomitmen untuk meningkatkan kualitas pendidikan, salah satunya dengan meningkatkan pembangunan fisiknya," kata Abah Warsubi.

Ia menilai hal ini sangatlah penting demi terciptanya generasi emas yang akan menjadi penerus bangsa. "Karena ini sangat penting untuk belajar anak-anak," ujarnya.

Ditanya berapa jumlah pembangunan fisik gedung sekolah rusak pada tahun 2025, ia menyebut banyak gedung yang akan diperbaiki tahun 2025, dengan anggaran APBD.

"Banyak ya, tahun ini ada 133, dan ini masuk dalam program 100 hari kerja," tuturnya.