Ribuan Pelajar MAN 1 Jombang Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis

Menteri PPPA, Arifah Fauzi, saat tinjau CKG di MAN 1 Jombang
Sumber :
  • Elok Apriyanto / Jombang

Jombang, VIVA – Sedikitnya 1.600 pelajar Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Jombang mengikuti program Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang digelar oleh Puskesmas Jabon, Kecamatan Jombang, Kabupaten Jombang, Jawa Timur.

img_title Perdana Salurkan 640 Porsi, SPPG Syair Beji Batu Mulai Distribusikan MBG ke 6 Sekolah

Kegiatan yang berlangsung selama empat hari, 21–24 Oktober 2025, ini mendapat sambutan antusias dari siswa, guru, hingga orang tua murid.

Program CKG merupakan bentuk kolaborasi antara Puskesmas dan pihak sekolah dalam mendukung kebijakan nasional Presiden Prabowo Subianto di bidang kesehatan masyarakat, terutama dalam meningkatkan layanan deteksi dini dan pencegahan penyakit di lingkungan pendidikan.

img_title Pengurukan Lahan BPP Perak Jombang Dimulai, Dishub Matangkan Relokasi Terminal Barang

Melalui program ini, para pelajar mendapatkan berbagai layanan pemeriksaan kesehatan dasar, seperti tekanan darah, gula darah, kolesterol, tinggi dan berat badan, serta pemeriksaan gigi dan mata.

Kepala Puskesmas Jabon, drg. Retno Handaruwiyati, mengatakan kegiatan jemput bola ke sekolah ini merupakan wujud komitmen pihaknya dalam mendekatkan layanan kesehatan kepada masyarakat, khususnya kalangan pelajar.

img_title 3 Pasar di Jombang Masih Sepi Pedagang, Bupati Belum Punya Langkah Kongkrit

“Ada sekitar 1.600 pelajar yang mengikuti CKG yang diselenggarakan Puskesmas Jabon, sejak hari Selasa dan terakhir hari Jumat ini,” kata Retno, Jumat, 24 Oktober 2025.

Ia menjelaskan, kegiatan CKG meliputi pendaftaran aplikasi Satu Sehat, pemeriksaan tensi, mata, gigi, Hb, laboratorium, hingga konseling kejiwaan.

Menurut Retno, pemeriksaan tidak hanya terbatas pada kesehatan fisik, tetapi juga mencakup skrining kesehatan mental yang kini menjadi perhatian serius Kementerian Kesehatan.

“Hasil pemeriksaan langsung bisa diketahui. Konseling menjadi bagian dari konsultasi hasil, dan peserta akan diedukasi cara menanggulangi serta ditangani secara langsung,” ujarnya.

Ia menambahkan, peserta dengan hasil pemeriksaan abnormal, seperti kadar gula tinggi, tekanan darah bermasalah, atau gangguan penglihatan, akan dirujuk untuk pemeriksaan lanjutan.

Program ini juga melibatkan 22 tenaga kesehatan, terdiri dari 10 petugas Puskesmas Jabon dan 12 mahasiswa kesehatan dari STIKES Pemkab Jombang serta STIKES Husada.

“Tim CKG di MAN 1 Jombang melibatkan 10 tenaga dari Puskesmas Jabon dan 12 mahasiswa STIKES, total 22 orang,” tutur Retno.

Retno berharap kegiatan ini mampu menumbuhkan kesadaran pentingnya pemeriksaan kesehatan rutin di kalangan pelajar.

“Melalui program ini, kami ingin masyarakat semakin sadar pentingnya pemeriksaan kesehatan rutin demi kualitas hidup yang lebih baik,” katanya.

Halaman Selanjutnya
img_title