Siswa Sekolah Rakyat Jombang yang Mundur Diganti, Kini Jumlahnya Sudah Lengkap
- Elok Apriyanto / Jombang
Jombang, VIVA – Satu siswa Sekolah Rakyat yang berlokasi di bawah naungan SKB Mojoagung, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, yang sebelumnya mengundurkan diri, resmi digantikan.
Sejak Sabtu 9 Agustus 2025, siswa pengganti tersebut mulai mengikuti kegiatan belajar mengajar dan tinggal di asrama Sekolah Rakyat Jombang.
Kepala Sekolah Rakyat Jombang, Andik Minarto, mengatakan proses penggantian siswa telah dilakukan sesuai prosedur.
Ia menegaskan calon siswa diambil dari Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) melalui koordinasi dengan Dinas Sosial (Dinsos) Jombang.
"Sudah diproses oleh Dinas Sosial. Hari ini siswa baru mulai masuk,” kata Andik.
Ia menegaskan sebelumnya, petugas Dinsos Jombang melakukan verifikasi lapangan dan home visit ke rumah siswa baru tersebut.
Proses klarifikasi juga diberikan kepada orang tua agar anak bersedia mengikuti konsep pendidikan boarding school atau sekolah berasrama. “Orang tua sudah menyetujui anaknya bersekolah di Sekolah Rakyat,” ujarnya.
Dengan masuknya siswa baru ini, jumlah siswa Sekolah Rakyat Jombang kembali lengkap menjadi 100 orang. "Total sekarang ada 100 orang di sekolah rakyat," tuturnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Sosial (dinsos) Kabupaten Jombang, Hari Purnomo, membenarkan proses penggantian siswa telah selesai.
Hari menegaskan, siswa tersebut sebenarnya sudah masuk dalam kuota 200 calon siswa pada tahap awal penjaringan sebelum tahun ajaran dimulai.
“Setelah diverifikasi, ada 100 siswa yang lolos. Satu siswa ini termasuk dalam kuota awal dan kemarin sudah kita verifikasi untuk pengganti,” kata Hari.