Nekat Bobol Rumah, Seorang Pria di Jombang Dihajar Warga

Pelaku pencurian di Jombang saat diamankan polisi.
Sumber :
  • Elok Apriyanto / Jombang

Jombang, VIVA – Sunyoto (53) warga Desa Gajah, Kecamatan Ngoro, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, hanya bisa meringis menahan rasa sakit akibat menjadi sasaran amukan massa.

img_title Pengurukan Lahan BPP Perak Jombang Dimulai, Dishub Matangkan Relokasi Terminal Barang


Pria yang diketahui sering keluar masuk bui ini, dihajar massa lantaran nekat membobol rumah warga di Dusun Klepek, Desa Sukoiber, Kecamatan Gudo.

Pelaku, masuk ke dalam rumah dengan cara mencongkel jendela rumah dengan obeng. Usai masuk ke dalam rumah, ia mengambil uang yang ada di dalam kaleng yang tersimpan di kamar korban.

Aksi pelaku diketahui tetangga korban, dan dilaporkan ke pemilik rumah. Sehingga warga yang geram karena aksi pelaku, langsung menghajar pelaku.

Suciana (32) tetangga korban mengatakan bahwa sejak pagi pelaku mondar-mandir di depan rumah korban. Setelah kondisi sepi pelaku langsung memarkir sepeda motornya dan masuk ke dalam pintu gerbang rumah.

"Tadi pagi itu sliwar-sliwer gitu, terus masuk gerbang, terus ke belakang, dan sepeda motornya di taruh di depan, terus saya telepon pemilik rumah, dan katanya pemilik rumah gak kenal sama orang itu (pelaku)," kata Suciana, Jumat, 25 April 2025.

Setelah menghubungi korban, pemilik rumah yang kebetulan masih ada di sekitar kawasan Blimbing Gudo, langsung pulang ke rumah.

"Ya orangnya itu masih di rumah ibunya di Blimbing, terus pulang. Nyampe sini langsung minta tolong warga, dan sama warga langsung ditutup dulu gerbangnya, terus di tanya pelakunya itu, ya katanya orang Pucangro," ujarnya.

Usai tertangkap warga, pelaku selanjutnya dihajar warga Desa, dan selanjutnya dilaporkan ke Polsek Gudo, karena pelaku sudah mengambil uang milik korban.

"Ya dijotosi sama warga, ya yang diambil uang saja. Pelaku ngakunya warga Pucangro, tapi gak bawa KTP. Dan orang sini gak ada yang kenal. Terus pelaku dibawa ke Polsek," tuturnya.

Sementara itu, Eli Miladani (38) pemilik rumah yang dibobol Sunyoto mengaku memang semula ia mendapat kabar kalau rumahnya dibobol maling oleh tetangganya.

"Awalnya itu saya sudah berangkat kerja, terus dihubungi sama tetangga depan rumah. Katanya ada orang mencurigakan dan saya pulang ke rumah dari rumah ibu," kata Eli.

Setelah sampai di rumah, ia dan ibunya mau masuk ke dalam rumah tapi mendapati pelaku sudah ada di dalam rumah, usai masuk melalui jendela.

"Pelaku sudah masuk ke dalam rumah, setelah mencongkel jendela. Karena saya perempuan dan ibu saya, akhirnya saya minta tolong ke warga," ujarnya.

Warga yang geram akhirnya mengepung pelaku yang ada di dalam rumah, setelah terjepit pelaku keluar lewat pintu depan sambil membawa kunci rumah.

"Orangnya keluar dengan bawa kunci rumah, seakan-akan dia itu saudara saya, selanjutnya ditangani warga. Setelah itu saya telpon Polsek Bareng, karena saya punyanya nomor Polsek Bareng, selanjutnya di telponkan ke Polsek Gudo," tuturnya.

Ia pun menjelaskan bahwa pelaku mengambil uang senilai Rp2 juta yang ada di dalam celengan anaknya. Meski kedapatan membawa uang curian, pelaku sempat mengelak bahwa itu uang miliknya sendiri.

"Yang diambil uang dalam celengan anak saya, ya sekitar 2 sampai 3 juta rupiah," katanya.

Saat ditanya apakah pelaku sering berkeliaran di sekitar rumahnya, ia menyebut bahwa sebelum kejadian memang warga banyak yang mengetahui bahwa pelaku sering berkeliaran di sekitar rumahnya.

"Kata warga orang ini sering mondar-mandir di sekitar sini. Tapi kalau saya sendiri gak tahu, karena saya kan lagi kerja," ujarnya.

Ia menegaskan bahwa pelaku memang sempat menjadi sasaran amukan massa. "Iya ini tadi sempat dimassa warga, karena saat ditanya baik-baik tapi gak ngaku, dan pelaku sempat menyembunyikan obeng di celananya, selain itu uang yang curian tadi itu sudah ada di dalam saku celananya," tuturnya.

Terpisah, Kapolsek Gudo, Iptu Rido Bargowo membenarkan adanya peristiwa pencurian tersebut. Dan saat ini pelaku sudah diamankan di Polsek.

"Iya pelaku ini namanya Sunyoto alias Njoto, dan rumahnya itu Tamanan, Desa Gajah. Pelaku ini mengambil uang yang ada di dalam kaleng. Rumah korban ini rumah keponakannya," kata Rido.

Saat ini pelaku diamankan di Polsek, pelaku berjumlah 1 orang. Dan untuk motifnya, pelaku ini nekat mencuri untuk memenuhi kebutuhan hidup.

"Sementara ini, ngakunya buat nyukupi kebutuhan. Dan pelaku seorang diri, saat ini masih kita dalami, kita lidik dulu, TKP nya masih yang Klepek, untuk yang lain masih kita dalami," ujarnya.

Halaman Selanjutnya
img_title