Koperasi Desa Merah Putih di Jombang Belum Beroperasi Optimal

Pelantikan pengurus Kopdes Merah Putih di Jombang
Sumber :
  • VIVA Malang (Elok Aprianto/Jombang)

Jombang, VIVA – Ratusan Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih di Kabupaten Jombang, Jawa Timur, hingga kini belum beroperasi secara optimal. 

img_title Sempat Hilang 15 Jam di Sungai, Bocah Asal Jombang Ditemukan Meninggal Dunia

Banyak koperasi masih terkendala dalam penyusunan administrasi dasar seperti anggaran dasar/anggaran rumah tangga (AD/ART), perizinan usaha, hingga pembentukan unit bisnis.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro (Dinkop UM) Jombang, Gatut Wijaya, mengatakan bahwa belum semua koperasi mencapai tahap operasional. 

img_title Santri dari Berbagai Daerah Adu Inovasi Bisnis di BISANTREN 2025 Unhasy Jombang

“Memang belum seragam. Ada yang sudah menyusun AD/ART, ada juga yang masih fokus menyelesaikan perizinan seperti NIB (Nomor Induk Berusaha),” katanya, Selasa 5 Agustus 2025.

Ia mengungkapkan bahwa hingga saat ini belum ada Kopdes Merah Putih yang berhasil mencairkan pinjaman usaha dari bank. Meski begitu, pendampingan dari perbankan, khususnya Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) seperti BRI, BNI, dan Bank Mandiri, sudah dilakukan.

img_title Ribuan Runners Meriahkan Jombang Adhyaksa Playon 2025 di Hari Jadi Jombang ke-115

“Contohnya BRI, mereka belum bisa memberi pinjaman sebelum semua persyaratan terpenuhi. Tapi mereka sudah melakukan pendampingan dari sisi SDM, regulasi, hingga model bisnis,” ujarnya.

Pihaknya menyebut BNI juga terlibat dalam pendampingan pembuatan rekening. "Sementara Bank Mandiri sedang mengusulkan skema keringanan biaya pembukaan rekening ke kantor pusat," tuturnya.

Untuk memperluas jaringan usaha koperasi desa, Pemkab Jombang juga menjalin kerja sama dengan sejumlah BUMN, seperti Pertamina, Pupuk Indonesia, dan Bulog. Kolaborasi dilakukan melalui workshop dan pertemuan daring.

“Salah satunya, Bulog akan menyalurkan beras melalui koperasi desa. Ini bagian dari strategi pengendalian inflasi, terutama saat harga beras naik,” kata Gatut.

Sementara itu, Bupati Jombang Abah Warsubi, menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam mendukung koperasi desa sebagai bagian dari program nasional. Ia mendorong seluruh Kopdes Merah Putih segera mengaktifkan unit usaha produktif.

“Pemkab Jombang serius mendukung program nasional ini. Semua Koperasi Desa Merah Putih kita dorong menjalankan unit usaha agar mampu mendongkrak perekonomian masyarakat,” ujarnya.

Bidang usaha yang disiapkan meliputi distribusi elpiji, pergudangan, pengolahan hasil pertanian pascapanen, dan penyaluran pupuk bersubsidi. Pemkab juga memfasilitasi legalitas koperasi melalui DPMPTSP.

“Dengan koperasi yang kuat dan terstruktur, kita ingin ekonomi desa semakin mandiri dan masyarakat lebih mudah mengakses kebutuhan pokok dan layanan usaha,” tuturnya.