Tak Ingin Kecolongan, Dinkes Kota Batu Perketat Pengawasan Takjil Ramadan 2025

Penjualan makanan di Kota Batu
Sumber :
  • VIVA Malang / Galih Rakasiwi

"Tahun lalu itu ada yang ditemukan mengandung bahan-bahan berbahaya, tapi untuk jumlah pastinya saya perlu membuka data. Yang jelas, ini sangat kita sayangkan karena masih ada pedagang yang seperti itu," ujarnya.

Ia juga mengingatkan para pedagang untuk lebih jujur dalam berjualan dan tidak tergiur keuntungan sesaat dengan menggunakan zat-zat yang dilarang.

"Mereka tahu boraks dilarang, pewarna tekstil tidak boleh. Kalau disuruh konsumsi sendiri, mereka pasti tidak mau, tapi kenapa dijual dan diberikan kepada orang lain? Saya berharap pedagang bisa lebih bertanggung jawab," katanya.

Selain pengawasan terhadap pedagang, Dinkes Kota Batu juga berencana melakukan edukasi kepada masyarakat terkait bahaya konsumsi makanan yang mengandung zat kimia berbahaya. 

"Sosialisasi ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran konsumen untuk lebih selektif dalam membeli makanan, terutama selama bulan ramadan," tuturnya.