Peluk Hangat Mensos Risma Untuk Siswi di Malang yang Ditinggal Meninggal Dunia Sekeluarga
- Viva Malang/Uki Rama
Malang, VIVA – Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini memberikan bantuan secara langsung ke 3 penerima manfaat di sejumlah daerah di Jawa Timur. Pemberian dilakukan di Kota Malang, pada Minggu, 18 Februari 2024.
Penerima manfaat yang diberi bantuan ada yang berasal dari Sumenep, Jember, dan Kabupaten Malang. Salah satu diantaranya adalah seorang siswi SMP yang kini hidup bersama saudaranya karena ayah, ibu dan saudara perempuannya meninggal dunia karena bunuh diri.
Mensos bahkan berpelukan hangat dengan siswi tersebut. Suasana haru mengiringi perjumpaan Risma dengan siswi berusia 13 tahun ini. Risma berbincang-bincang sebentar dan memberi semangat agar siswi ini terus berprestasi di dunia pendidikan.
Mensos Risma pun memberikan bantuan beasiswa untuk siswi SMP Negeri Kota Malang itu sebesar Rp50 juta. Dana pendidikan ini langsung diberikan dalam bentuk tabungan.
"Yang beasiswa itu aku janji sudah lama, terus sekalian ke Malang saya serahkan," kata Risma.
Sementara siswi penerima beasiswa merasa senang dengan bantuan pendidikan yang dia dapat. Dia mengaku dana pendidikan yang diterima dari Kemensos akan ditabung untuk keperluan pendidikan di jenjang berikutnya.
"Saya senang. Sementara saya simpan dulu karena buku, alat tulis, tas saya masih ada. Jadi ditabung dulu karena kan masih ada sekolah lagi ada SMA, ada kuliah," ujar Siswi itu.
Selain itu, dalam pemberian bantuan ini. Risma juga menggandeng platform donasi kitabisa. Kemensos bekerjasama dengan platform donasi itu untuk memberikan bantuan dari segi pembiayaan yang tidak tercover oleh bantuan Kemensos. Setidaknya ada 3 penerima manfaat yang sakit parah yang diberikan bantuan.
"Ada beberapa penerima manfaat di beberapa daerah di Jawa Timur sengaja kita jadikan satu karena saya harus mengantar mengucapan terima kasih kepada kitabisa platform donasi yang membantu kita khususnya untuk menangani anak-anak karena mereka kalau penderita itu tidak hanya ditopang dari BPJS tapi juga ada keperluan lain yang tidak di cover oleh BPJS," kata Risma.
"Karena itu kita juga membantu meski kita juga membantu operasional tetapi ada yang mereka harus keluarkan di luar biaya BPJS dan itu besar kami minta bantuan dari kitabisa dan kali ini ada tadi Malang Sampang, Jember jadi kita cari tengah-tengahnya ya di Malang," tambah Risma.