Pemadaman Gunung Arjuna Dimaksimalkan Lewat Metode Water Bombing

Kebakaran di Gunung Arjuna.
Sumber :
  • Dokumentasi Tahura Raden Soerjo Dinas Kehutanan Jawa Timur

"Pemadaman lewat darat masih berlangsung juga, tetap semua berjalan karena banyak titik (kebakaran). Untuk yang water bombing ke BPBD provinsi," tutur Ajat. 

Dalam upaya pemadaman Gunung Arjuna, personel yang dikerahkan berasal dari BPBD, BNPB, TNI, Polri, relawan dan masyarakat sekitar di Dayurejo, Ledug, Tambaksari, Pasuruan. Setidaknya ada 250 personel lebih dari tim gabungan seluruhnya. 

"Sudah ratusan, masyarakat juga bergerak, semuanya bergerak fokus ke pemadaman," kata Ajat. 

Kebakaran di Gunung Arjuna sendiri terjadi sejak Sabtu pekan lalu, 26 Agustus 2023 kemarin. Api dilaporkan pertama kali muncul di Curah Sriti, Bukit Lincing, hingga Bukit Budug Asu, yang masuk Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang

Titik api yang muncul berada di lereng perbukitan dengan kemiringan mencapai 60 hingga 70 derajat menyulitkan proses pemadaman.

Demi keselamatan pendaki, 4 posko pendakian yakni Tretes di Prigen, Kabupaten Pasuruan, jalur Tambaksari di Purwodadi, Pasuruan, serta jalur Sumber Brantas di Cangar, Kota Batu, dan terakhir melalui jalur Lawang, Kabupaten Malang, ditutup sementara waktu demi memperlancar pemadaman api.